Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak bersiap untuk kenaikan mingguan menjelang pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok
Friday, 9 May 2025 18:46 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Jumat(9/5), bersiap untuk kenaikan mingguan karena ketegangan perdagangan antara konsumen minyak utama Tiongkok dan Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda mereda dan Inggris mengumumkan kesepakatan perdagangan AS-nya sendiri.

Minyak mentah Brent menguat sebesar $1,19, atau sekitar 1,9%, menjadi $64,03 per barel pada pukul 10.21 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,21, atau sekitar 2%, pada $61,12. Pada minggu ini, kedua kontrak berada di jalur untuk naik lebih dari 4%.

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Jumat, bersiap untuk kenaikan mingguan karena ketegangan perdagangan antara konsumen minyak utama Tiongkok dan Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda mereda dan Inggris mengumumkan kesepakatan perdagangan AS-nya sendiri.

Minyak mentah Brent menguat sebesar $1,19, atau sekitar 1,9%, menjadi $64,03 per barel pada pukul 10.21 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,21, atau sekitar 2%, pada $61,12. Pada minggu ini, kedua kontrak tersebut berada di jalur untuk naik lebih dari 4%.

Sementara itu, ekspor Tiongkok naik lebih cepat dari yang diharapkan pada bulan April sementara impor mempersempit penurunannya, data bea cukai menunjukkan pada hari Jumat, memberikan Beijing sedikit kelegaan menjelang pembicaraan tarif.

Impor minyak mentah negara itu pada bulan April turun dari bulan sebelumnya tetapi naik 7,5% dari tahun ke tahun, didukung oleh penimbunan oleh kilang negara selama penghentian pemeliharaan.

Di tempat lain, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+, berencana untuk meningkatkan produksi, mempertahankan tekanan pada harga minyak.

Secara terpisah, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan bahwa Inggris telah setuju untuk menurunkan tarif impor AS.

Survei Reuters menemukan bahwa produksi minyak OPEC turun tipis pada bulan April karena penurunan produksi di Libya, Venezuela dan Irak melebihi peningkatan produksi yang dijadwalkan.  (Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS